Terimalah Setiap Pemberian Allah Dengan Rela Hati

Posted: November 7, 2010 in Nasihat

Jika anda ingin bahagia maka terimalah dengan rela hati bentuk perwakan tubuh yang diciptakan Allah untuk Anda. apapun kondisi keluarga, bagaimana suara,seperti apa kemampuan daya tangkap dan pemahaman serta berapapun penghasilan.

‘Atha Ibn Rabah, orang yang paling alim pda zamannya adalah seorang mantan budak berkulit hitam, berhidung pesek, lumpuh tangannya dan berambut keriting.

Ahns Ibn Qois, orang Arab yang dikenal paling sabar dan penyantun ini sangat kurus tubuhnya, bongkok punggungnya, melengkung betisnya dan lemah postur tubuhnya.

Al A’masyi, ahli hadits kenamaan di dunia ini adalah sosok manusia yang sayu sorot matanya dan mantan budak yang tafkir, compang-camping bajunya dan tidak menarik penampilan diri dan rumahnya.

Bahkan semua Nabi dan Rasul-Nya pernah menggembala kambing. Nabi Daud ‘alaihi salam seorang tukang besi, Nabi Zakariya ‘alaihi salam seorang tukang kayu, Nabi Idris ‘alaihi salam tukang jahit. Semua itu isyarat bahwa harga diri ditentukan oleh kemampuan, amal sholih, kemanfaatan dan akhlak. Maka janganlah bersedih dengan wajah yang kurang cantik, harta tak banyak, anak yang sedikit dan rumah tak megah.

Jika semua keinginan tak selalu di iajabah oleh Allah, malah justeru sebaliknya maka ingat akan kehidupan yang kekal sesungguhnya bukan di dunia, tetapi akhirat. Orang yang berakal adalah yangs senatiasa melakukan sesuatu untuk akhirat dengan keyakinan bahwa akhirat lebih baik dan kekal abadi. Sebaliknya, manusia yang paling bodoh di dunia adalah mereka yang memandang dunia segala-galanya, tempat dan tujuan akhir dari semua harapan.

Pernakah kita merenung secara mendalam sesungguhnya para penghuni surga tak akan pernah sakit, tak bakal mati, tak pernah tua dan pakaian mereka tak akan lusuh sedikitpun. Mereka akan menempati istana-istana yang bagian luarnya terlihat dari dalam dan bagian dalamnya terlihat dari luar. Semua hal yang tidak pernah dilihat mata, terdengar telinga dan terbetik dalam hati manusia. Ada sebatang pohon surga yang tak akan selesai dikelilingi seorang pengendara kendaraan selama 100 tahun lebih. Ingatkan pada diri Anda bahwa panjang sebuah kemah di surga mencapai 70 mil lebih, sungai-sungainya megalir deras, buah-buahnya menggelayut rendah hingga mudah dipetik, tahta-tahtanya demikian tinggi, gelas-gelasnya tertata rapi, bantal-bantaknya tersusun rapi dan permadani-permadaninya terhampar luas.

Pasalnya di dalam surga terdapat pelbagai keinginan yang pasti dikabulkan. Niscaya setiap bencana akan terasa ringan. dan semua kesengsaraan hidup dapat dijalani dengan riang hati.

Sumber Majalah Al Wahdah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s